tugas tik hal 205-206

 NAMA KELOMPOK: 

 I Gusti Agung Ayu Sedania Putri (08) 

Kadek Dwika Sepriana Putri (21)

                 

Aspek Ekonomi Produk Informatika Pada bagian ini, kalian akan berdiskusi secara berkelompok pada satu atau lebih topik berikut. Ikutilah instruksi dari guru di kelas.

  1. 1. Carilah di internet, berbagai “gerai” digital yang disebutkan di atas. Golongkanlah sesuai area bisnisnya (misal: transportasi, travel, finansial, kesehatan, makanan dan minuman, jasa, dll). Rangkum dalam sebuah tabel berikut. Perhatikanlah, bahwa sesuai denga namanya, biasanya, perusahaan memulai dengan satu area bisnis tertentu. Dalam perjalanannya, mereka membuka layanan “satu pintu” untuk berbagai transaksi lainnya. Menurut kalian, mengapa mereka melakukan hal itu?



Nama perusahaan Daftar Layanan Nama Deskripsi Layanan Utama

Gojek Transportasi pengiriman, layanan keuangan Ojek online, pengiriman makanan, gopay

 Tokopedia E-commerce, pembayaran, pemesanan tiket Toko online, pemesanan, pembayaran tiket pesawat

Bukalapak E-commerce, pemesanan tiket Jual beli online, pemesanan tiket pesawat

Grab Transportasi, pengiriman, layanan keuangan Layanan grabfood, grabcar,grabpay



Mengapa Diversifikasi:

Mungkin perusahaan melakukan diversifikasi layanan untuk mencapai pangsa pasar yang lebih luas dan memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan. Ini juga dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis.

2. Beberapa anak muda yang sering bepergian ke luar negeri menerima jasa titipan belanja. Mereka menawarkan jasanya secara online lewat media sosial. Berkat itu, mereka bisa menikmati lebih sering bepergian “gratis”, dan yang menitip pun senang karena mendapatkan barang yang sulit diperoleh di Indonesia dengan mudah tanpa harus bepergian ke luar negeri yang ongkosnya mahal, dan untuk barang tertentu bisa bebas pajak. Media sosial yang semula dimaksudkan untuk berkomunikasi dan bergaul di dunia maya menjadi sarana bisnis. Menurut kalian, apakah hal ini sah-sah saja?

Jawaban : Pendapat:, kegiatan ini mungkin sah-sah saja selama tidak melanggar hukum dan etika bisnis. Ini menciptakan peluang baru dan memanfaatkan media sosial yang kita miliki sebagai platform bisnis. Namun, perlu memperhatikan aturan dan regulasi terkait impor barang.

3. Generasi muda zaman sekarang makin sedikit membaca koran. Di zaman dulu, setiap pagi, orang menanti kedatangan pengantar yang membawa koran ke rumah, atau membeli koran yang ditawarkan di perempatan jalan. Beberapa koran sudah beralih ke koran digital, dan selain tetap menjual koran dalam media cetak, mereka membuka situs internet menyediakan layanan berita “berbayar” dan juga ada yang secara “gratis”. Menurut kalian, bagaimana masa depan koran dan profesi pengantar koran tersebut?

Jawaban : Masa Depan Koran dan Profesi Pengantar Koran:

Meskipun sulit untuk meramalkan dengan pasti masa depan, terdapat beberapa tren dan perkembangan yang dapat diantisipasi dalam industri koran dan profesi pengantar koran.

1. Transformasi Digital: Industri koran terus mengalami transformasi digital. Masa depan kemungkinan akan melibatkan peningkatan konversi dari bentuk cetak ke platform digital. Pembaca mungkin lebih cenderung mengakses berita mereka melalui situs web, aplikasi, dan platform media sosial daripada koran cetak tradisional.

2. Inovasi Teknologi: Penggunaan teknologi seperti, analisis data, dan realitas virtual mungkin menjadi lebih umum dalam produksi dan penyampaian berita. Ini dapat meningkatkan pengalaman membaca kepada pembaca.

3. Berita Interaktif: Konten berita interaktif, seperti video, gambar 360 derajat, Hal ini dapat memberikan dimensi tambahan pada cerita dan meningkatkan keterlibatan pembaca.

4. Pemodelan Bisnis Berubah: Model bisnis koran mungkin terus berubah, dengan fokus pada langganan digital, iklan online, dan sumber pendapatan lainnya. Beberapa penerbit mungkin menggabungkan model langganan dengan berita berbayar untuk menghasilkan pendapatan tambahan.

5. Keberlanjutan dan Lingkungan: Dengan meningkatnya kesadaran akan isu-isu lingkungan, koran mungkin lebih berfokus pada keberlanjutan. Penerbit mungkin beralih ke metode produksi yang lebih ramah lingkungan dan tentang isu-isu lingkungan.

Profesi pengantar koran sendiri mungkin juga mengalami perubahan. Beberapa kemungkinan perkembangan termasuk:

1. Keahlian Multimedia: Pengantar koran mungkin perlu mengembangkan keterampilan multimedia untuk dapat bekerja dengan berbagai jenis konten, termasuk teks, gambar, dan video.

2. Keahlian Digital: Dengan pergeseran menuju platform digital, pengantar koran mungkin perlu memiliki pemahaman yang baik tentang teknologi dan platform online untuk menyajikan berita secara efektif.

3. Interaksi dengan Pembaca: Pengantar koran mungkin semakin terlibat dalam interaksi dengan pembaca, misalnya melalui komentar online, forum, atau platform media sosial.

4. Fleksibilitas dan Kreativitas: Kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan berpikir kreatif dalam menyajikan berita akan menjadi kualitas yang lebih penting bagi pengantar koran di masa depan.

Penting untuk diingat bahwa perkembangan ini bersifat spekulatif, dan banyak faktor yang dapat mempengaruhi arah masa depan industri koran dan profesi pengantar koran

4. Pernahkah kalian membuka aplikasi untuk menonton video atau musik? Aplikasi untuk menonton video tersebut memungkinkan kalian menonton video yang “dititipkan” di situs mereka, dan jika dibuka publik, siapa saja dapat membuka video kalian. Dengan aplikasi pemutar video, kalian dapat menikmati berita, belajar, nonton film hiburan, dan sebagainya. Namun, sering kali di awal, ditayangkan iklan yang harus dibaca dan hanya dapat dilewati (skip) setelah beberapa detik. Berikan pendapat kalian:

 a. Apakah kalian “terganggu” dengan iklan yang muncul tanpa kalian minta?

b. Mengapa ada iklan tersebut? Andaikata kalian pemilik situs video atau berita, mengapa kalian mengizinkan perusahaan lain menayangkan iklan di lapak kalian?

c. Tanyakan orang tua atau keluarga kalian yang berasal dari generasi sebelumnya. Mereka tidak mengenal aplikasi video dan jika ingin menonton film, mereka pergi ke gedung bioskop. Adakah iklan yang diputar pada saat menonton film?

d. Seandainya kalian ingin menonton tanpa iklan sama sekali, mungkinkah mematikannya, bagaimana caranya?

Jawaban :

a. Beberapa mungkin merasa terganggu, terutama jika iklan panjang atau tidak relevan.

b. Iklan menghasilkan pendapatan untuk pemilik situs/ video. Pengiklan membayar untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

c. Mungkin tidak, karena model bisnis dan media berbeda. Iklan pada bioskop biasanya terkait dengan film yang diputar.

d. Beberapa platform menyediakan opsi berbayar untuk menonton tanpa iklan.

5. Selain koran, buku juga makin banyak dalam bentuk elektronik. Sama dengan perangkat lunak, ini menimbulkan masalah karena dengan mudah dapat dibagikan file-nya. Jika dalam perpustakaan dunia nyata Bab 8 Dampak Sosial Informatika 207 buku dapat dikembalikan, tidak demikian halnya dengan beberapa perpustakaan digital yang dioperasikan. Menurut kalian, apa yang paling perlu diperhatikan, di mana kita hidup dalam sebuah dunia digital, yang sekali barang diberikan tak dapat ditarik kembali?

Dalam kaitannya dengan aspek ekonomi, apa pendapat kalian yang perlu dilakukan?

Jawaban : Tantangan Buku Digital dan Aspek Ekonomi:

- Tantangan Buku Digital: Perlu perhatian pada manajemen hak digital (DRM) untuk melindungi hak cipta. Perpustakaan digital memerlukan kebijakan dan infrastruktur yang tepat.

- Aspek Ekonomi: Perlu ada keseimbangan antara hak cipta dan aksesibilitas. Mungkin diperlukan regulasi dan inovasi model bisnis untuk memastikan keberlanjutan industri penerbitan.


Komentar